Pages

Rabu, 04 September 2013

SEKILAS BALAI BESAR PEMBIBITAN TERNAK UNGGUL SAPI PERAH (BBPTUSP) BATURRADEN


Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Sapi Perah (BBPTUSP) Baturaden merupakan unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Bina Produksi Peternakan. Balai Besar ini merupakan penghasil bibit sapi perah unggul satu-satunya di Indonesia. Dari Baturraden inilah ratusan bibit sapi perah telah disebarkan dan dikembangkan ke seluruh wilayah nusantara.

Memang sejak dulu Baturaden – Purwokerto telah dikenal masyarakat sebagai cikal bakal peternakan sapi perah. Dari sinilah Baturraden ikut mewarnai sejarah sapi perah di tanah air, dan tidak heran dampaknya kini telah dirasakan masyarakat sekitarnya dengan tumbuhnya peternakan sapi perah rakyat. Semula pada tahun1952 di Baturraden berdirilah bangunan yang diberinama Induk Tamanh Ternak. Selanjutnya pada tahun 1978 berdasarkan SK Menteri Pertanian diberinama Balai Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak. Tahun 2002 berdasar SK Menteri Pertanian berganti nama menjadi Balai Pembibitan Ternak Unggul Sapi Perah (BBPTUSP). Kemudian dikukuhkan berdasar SK Menteri Pertanian tahun 2003 sampai sekarang ini menyandang predikat Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Sapi Perah (BBPTUSP). Balai Besar ini mempunyai tugas melaksanakan penuliaan, pemeliharaan produksi  dan pemasaran bibit unggul sapi perah BBPTU sapi perah menyelenggarakan fungsi pemeliharaan, produksi dan pemasaran bibit unggul sapi perah.

Beberapa potensi yang dimiliki oleh Balai besar Pembibitan Ternak Unggul Sapi Perah Baturraden sbb :

  • Bibit sapi perah unggul sebagai hasil seleksi dan persilangan dari berbagai negara asal dengan kemampuan produksi lebih dari 4000 liter per hari
  • Bibit sapi FH jantan yang telah lolos uji progeny merupakan hasil inseminasi dan embrio transfer dengan performance dan produktivitas teruji.
  • Air susu yang berkualitas dan konposisi kandungan diyakini bebas dari penyak8it menular serta mudah diperoleh dan harga bersaing.
  • Bibit rumput kinggras dengan kemampuan produksi lebih dari 400 ton/Ha/tahun masa potong umur 45 – 55 hari.

4 komentar:

  1. Wow keren blognya.. blora-purwokerto lmyn jauh jg nyambungnya..

    BalasHapus
  2. bagus bangeth foto kronologinya, mba

    BalasHapus
  3. Masih belajar ini..
    Ke depan masih ganti-ganti..

    BalasHapus
  4. maaf mau tanya alamat lengkap dmn ya?trus cara order dan kriteria harga..trimakasih

    BalasHapus

Pengumuman

Selamat Tahun Baru 2014